Mimpi yang Menyata

ilustrasi
foto: dari sini


Perasaan seperti ketika kau membuka mata, baru saja terbangun dari sebuah tidur, yang semalam kau paksakan. Adegan-adegan bawah sadar, seakan ikut menyata di depanmu. Mengudara dan bercerita, tanpa kata.

Rasanya, ingin sekali menarik nafas panjang. Namun, udara masih terasa panas. Terasa bergetar di sekitar dada. Degub jantung tak pernah wajar, dan kepalapun seperti tak kuat lagi menampung isinya.

Raga masih terasa kaku, bahkan untuk menyingkap selimut sekalipun. Jemari kaki mulai membeku, tanpa sebab. Dan aku akhirnya menghembuskan nafas. Pendek sekali. Dua alisku saling mendekat. Jidat di atas, sepertinya memanas. Meradang dalam temperatur lebih dari biasa.

Aku lelah. Dalam alam mimpi, aku baru saja berlari. Jauh sekali. Menuruni bukit menuju sebuah danau. Terasa aman memang ketika aku sudah di atas sampan. Menjauh dari pembunuh, yang meracau dan menyumpahiku dari pinggir danau. Pembunuh itu melemparkan pisaunya. Meleset.

Tapi aku tak berpikir, bahwa sampanku akan terbalik. Tenggelam tanpa seimbang. Dan aku, tak dapat berenang. Hanya menahan nafas tanpa berkedip. Menunggu detik-detik air danau mengisi seluruh ruang dalam paru.

You Might Also Like

22 comments

  1. Balasan
    1. alhamdulillah ini hanya mimpi, kak...

      Hapus
  2. hickz,cukup dalm nih mbk pita :(

    BalasHapus
  3. Ketika terbangun, ada sisa mimpi manis yang masih membuatmu tersenyum. Tapi kenyataan yang ada tidak bisa dikatakan mimpi, sepahit apapun itu.
    Begitu juga yang membuat gemeteran, tercengang, takut yang terbawa ketika bangun.

    *sepertinya ini nanggung deh emosinya, seperti belum selesai :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. mimpinya buruk kak Uzay...
      semoga malam ini bermimpi indah, atau tidak usah bermimpi..
      *beginilah kisah dalam mimpi, sejenis fiktif rancu tanpa penyelesaian

      Hapus
    2. Bagaimana yang semalam? :D

      Hapus
    3. semalam tidak bermimpi kakak..

      Hapus
    4. padahal kalau bermimpi bisa jadi satu postingan lagi hihi

      Hapus
    5. wah.wah bisa-bisa blogku isinya tentang cerita mimpi semua ya kak... hehe.

      Hapus
  4. akhirnya terbangun juga mimpi bunga tidur-nya dan kemudian membuat postingan yang berjudul mimpi yang menyata...atau jangan2 postingan ini juga adalah bahagian dari mimpi yang menyata :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. postingan ini terinspirasi dari sebuah mimpi, kak hari... sebuah mimpi buruk..

      Hapus
  5. mimpi burukny jd keren gini ktika d jadiin tulisan :)

    BalasHapus
  6. mbak pernah nonton Inception?
    mereka memproyeksikan mimpi, bahkan mimpi di dalam mimpi,
    alurnya agak rumit, tapi saya suka,
    disitu juga dijelaskan bahwa sebetulnya apa yang ada di dalam mimpi sebenarnya adalah hal2 yang kita ketahui, bukan yang tidak kita ketahui sama sekali,
    saya cari2 fakta tulisan ilmiahnya ternyata emang benar, kita hanya bermimpi tentang apa yang sudah kita ketahui sebelumnya..
    miripnya mimpi mbak itu dengan salah satu adegan di filmnya adalah tentang air,
    bahwa jatuh ke air menyadarkan mereka ke dimensi sebelum mimpi (bisa jadi dunia nyata, bisa jadi juga "mimpi yang bermimpi")
    yang sulit diterima akal saya adalah ada beberapa orang yang sulit membedakan mereka sudah bangun atau tidak..
    wallahu a'lam, semoga mimpi hanya mimpi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. sepertinya sudah pernah nonton sih kak.. tapi lupa lagi :D
      wah.. saya bingung membaca komentar ini..
      mimpi dan nyata.. kadang sulit dibedakan begitu ya

      Hapus
  7. Keren. Pendek sekali tapi isinya sarat :)

    BalasHapus
  8. mbak, aku mau mengapresiasi templatenya.. keren mbak .... ini kayaknya yang paling cocok untuk blog ini sejak template yang lama .. putih merona dan sangat ringan

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah terima kasih kak Putra (:
      yang dulu memang berat dan seringnya dikira virus kalau diakses..

      Hapus
  9. haaaaloooo Assalammu'alaikum, wah wah baru liat rumah barumu pit :D istirahat sebentar boleh ya, hihihi ini mimpimu kemarin itu :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa'alaykumussalam..
      wah put.. kemana aja dirimu, put..
      ckckck
      silahkan silahkan duduk (:
      iya, ini mimpi itu (;

      Hapus