Botolan Rindu

karena rinduku akan tetap ada meskipun telah aku bertemu denganmu. Foto: koleksi pribadi

Akhir-akhir ini, aku baru menyadari bahwa ternyata botol memiliki satu fungsi lagi. Selama ini, tempat penyimpanan air atau serbuk yang punya leher sempit ini hanya berjejer seapa adanya. Berdiri tegak tanpa berbincang satu sama lain.

Lalu kemudian, ketika bulan purnama itu datang, ada banyak cerita dari berbagai penjuru rasa. Menggelembungkan paru-paru sehingga jantungku berdebar tak seperti biasanya. Rasa itu, tetiba mengalir lebih cepat dan memenuhi ruang.

Aku hanya bisa menampilkan senyumanku. Lalu kemudian semesta seakan membalasnya dengan hujan kebahagiaan yang tak kunjung berhenti. Sesaat setelah percikan kembang api yang ternikmati di atas bukit, aku tahu, hari-hariku setelah ini akan membutuhkan banyak botol.

Ya. Botol.

Aku membiarkan rasa yang kusebut sebagai rindu itu menggerimisiku setiap hari. Membasahi hati, dan menyejukkan akalku yang seringnya dipenuhi banyak ketidak-teraturan. Hingga akhirnya, aku menyadari bahwa tanah sekelilingku sudah tergenang.

Aduhai.

Rindu itu sudah tumpah-tumpah.

Aku membutuhkan sebuah tempat untuk menyimpan rindu ini, dan aku tahu jawabannya.

Kini, botol-botol rindu berjejer rapi. Berbincang satu sama lain tentang alasan apa mereka menjadi rindu. Semakin hari semakin bertambah, karena rinduku tak kenal waktu. Akan tetap ada meskipun telah aku bertemu denganmu.

Kau, harus bertanggung jawab atas ini :)

You Might Also Like

26 comments

  1. Mantaaap Mbak Pita, tulisane nuonjook tenan. Jarang-jarang lho rindu itu makin tumpah ketika kita sudah bertemu dengan orang yang kita rindukan. Semoga senantiasa kau rawat botol-botolmu hingga nanti kau bertemu orang yang kau rindukan lagi dan siapa tahu saat itu orang yang kau ridukan selalu ada disisimu. Semoga ya Mbaaaaak...

    Ngomong-ngomong kemarin ibu kantin kehilangan botol saus yang biasanya ada di meja kantin. Aduuuw...

    BalasHapus
    Balasan
    1. masa mas? oalaaaaah.. alhamdulillah ye kalau nuonjook. berarti sekarang mas lagi dikompres soalnya pasti lebam-lebam sehabis ditonjok. #medok
      iyap. aamiin aamiin... do'akan saja ya mas. semoga sesuai dengan yang sudah tertuliskan. Aamiin

      oia, mas. itu sebenarnya memang botol punya si ibuk kantin. dipinjem sebentar biar blogku keliatan apik.

      Hapus
    2. kemarin botol sirupku hilang padahal isinya masih banyak

      Hapus
    3. wah? serius mas? :o
      jangan-jangan diambil mas qefy nih. soalnya kemarin aku lihat mas qefy minum sirup mas. hm. :p

      Hapus
    4. Eh, beneran botol saos ibu kantin ituu. Hahahaha... Belakangan si ibu kantin curhat ke aku.. Hahahaha...

      Hapus
    5. ngga akan aku balikin mas >__<

      Hapus
  2. hihi, suka gitu ya emang, walaupun udah ketemu pun tetep rindu. semacam menuntut temu berikutnya :"

    BalasHapus
  3. butuh berapa botol buat menyimpan rindunya?

    BalasHapus
  4. Aku baru tau fungsi lain dari botol..
    Mau ah punya "botol" juga kayak Kakak Pita ~u,u~

    BalasHapus
    Balasan
    1. sini-sini aku pinjamin satu deh. tapi nanti kembaliin ya ~u,u~

      Hapus
  5. menurutku, rindu memang akan semakin "menjadi" setelah pertemuan , aku juga rindu kamu pit :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. rindu aku nizz?
      makanya menggelindinglah ke Bandung? :D

      Hapus
  6. duh rindu yang terpaut dalam itu tak bisa ditebak karna tertutup rapat. ibarat hati ya ukh..:D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya ukht.. rindunya disimpan di dalam botol dulu. Ditutup rapat, lalu keluarkan ketika memang sudah saatnya ^_^

      Hapus
  7. wah,kayaknya koleksi botol nih ya mbk :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak. Koleksiku semakin hari semakin bertambah :D

      Hapus
  8. sebotol rindu apa 1 krat botol rindu kak pita? ^_^
    bapak2 itukan botolnya si rani.. kenapa ada disini apa yg bawa si rigel ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau botolnya sudah banyak bisa disusun ber-krat-krat ya mas ya?
      wah berartii botol-botolku sudah sekitar sepuluh krat >_<

      eih. itu Rani masih diingat saja. Jangan-jangan, Rani ngga bisa move on gara-gara mas Topik nih :s

      Hapus