Lunch Box: a Simple Japanesse Version


Lunch Box for my captain! :)
Kalau sudah selesai menyiapkan sarapan. Kegiatan dapur belum sepenuhnya selesai. Saya juga sering memasak untuk bekal makan siang suami. Seringnya memasak yang sederhana dan tidak memakan waktu yang cukup lama.

Kali ini, ada beberapa menu yang saya buat dan semuanya saya pack ke dalam lunch box kesayangan. Menu kali ini adalah versi sederhana dari lunch box yang sering dibawa orang-orang Jepang ke sekolah atau tempat kerja. Here it is :)

We Need:
1.    Beras
2.    Ayam; Bawang bombay; saos teriyaki; bawang putih; jahe; gula, garam, merica; margarin
3.    Brokoli putih; garam
4.    Kentang; tepung serba guna; minyak goreng;
5.    Telur; garam; daun bawang; margarin
6.    Saos sambal

How:
1.   Tanak beras dengan air yang sedikit lebih banyak agar sedikit lembek (selera saya nih. Tergantung selera yaaa)
2.    Panaskan minyak, tumis bawang bombay, bawang putih, dan jahe yang sudah diiris kasar. Masukkan ayam yang dipotong dadu. Tambahkan saos teriyaki secukupnya juga bumbui dengan gula, garam, dan merica.
3.  Pipil brokoli putih dengan besar yang sama, atau sesuai selera. Didihkan air dan tambahkan sedikit garam. Masukkan brokoli putih dan rebus sekitar dua menit. Angkat dan rendam dengan air dingin selama satu menit. Tiriskan.
4.    Kupas kentang dan potong-potong sesuai selera. Siapkan tepung bumbu serba guna untuk balutan kentang. Pisahkan dua sendok bumbu dan campur dengan air dingin. Celupkan kentang ke dalam campuran tepung dan air kemudian gulingkan ke dalam tepung. Setelah itu goreng hingga kekuning-kuningan.
5.    Kocok telur, tambahkan sedikit garam dan irisan daun bawang. Panaskan minyak dan tuangkan telur. Buat dadar hingga menguning.

It's ready. Itadakimasu ;D
Jika semua masakan sudah selesai, time to plating! Masukkan ke dalam lunch Box dan jangan lupa saos sambal untuk menambah selera makan. Pakai sumpit? Siapa takut!


Itadakimasu!
Salam hangat,

Pita :)

You Might Also Like

20 comments

  1. Waktunya kita makan-makan mbak,,, hehehe
    nampaknya sedap bener tuh masakan,,,

    BalasHapus
  2. Menunya sarat dengan gizi. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah.. terjangkau pula ;)

      Hapus
  3. Pitaaaaaaaaa,.. ajarin saya masaaaaaakk.. Hahahha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sini Kak mae,,, sini aku ajarin... tapi ajarin masakan dompu juga yaaaak :)

      Hapus
    2. yahh Pitaa,. saya enggak bisa masaaakkk :(

      Hapus
    3. Ya sudah yuk belajar bareng kak maeee :D

      Hapus
  4. makanan sehat nih, tanpa minyak yang berlebih....
    :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak, sedang berusaha hidup sehat :)

      Hapus
  5. AAAAAAAAAAAAAKKK MAUUU!!

    *ngiler

    BalasHapus
  6. aish,sampe sekarang nggak bisa makan pake sumpit xixixixixi.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berarti harus latihan Mbak... hihi coba tanak nasinya agak lembek

      Hapus
  7. brokolinya ditambahkan ke tumisan ayam (tdk dipisah) juga sepertinya enak ya.... :)
    menu makan siang yg sehat nih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyap. tapi karena tempat bekalnya ada beberapa kotak, jadi mending dipisah biar penuh. hihi

      Hapus
  8. Mba, tempat makannya bagus.
    Itu telurnya gulungnya kecil2 ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih, Teh Pipit.. itu wadah bekal waktu awal kuliah. hehe
      Nah iya, telurna digulung-gulung kecil :)

      Hapus