Pulang

Pantai Cilauteureun, Pameungpeuk, Garut.
Foto : Dokumen Pribadi
Angin laut menjelentik-jelentikan jemarinya, menyentuhmu dengan lembut lalu pergi. Tak berapa lama kemudian datang, dan seketika pergi lagi.

Ombak bergelombang memecah karangmu, wahai kamu. Mengelus dengan air asin bergelimpangan, memeluk dengan gulungan-gulungan indah, juga buih-buih.

Aku melihatmu, bersama mereka yang terus saja merayumu. Aku melihatmu, dengan mereka yang lupa lelah karena menginginkanmu.

Kamu, duhai pantaiku. Kamu adalah tempat pulang. Tapi aku belum bisa pulang. ~

You Might Also Like

35 comments

  1. lidah batak saya terkilir baca nama pantai, nama desa, semua nama tempat di sunda sana..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba, bang. Dilafal sedikit-sedikit.. Ci-La-ut eu-reu-n :D

      Hapus
  2. aq pulang..... tanpa dendam..... ku terima.. kekalahanku

    *glek minum helocin

    BalasHapus
    Balasan
    1. *** pasang earphone, ada suara sumbang gak jelas ...

      Hapus
    2. Sopo mas? Sini aq pinjam juga earphone nya..

      Hapus
    3. Mas Topik:
      untung bukan minum yang lain maaas :D

      Hapus
    4. Mas Rd:
      good choice, mas. hehe mending pasang earphone yeeh ;p

      Hapus
  3. pantai memang senantiasa membangkitkan rindu. semoga kamu segera ada kesempatan pulang kampung, ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pantainya, masih tak bisa aku peluk.. karena aku belum bisa pulang.. meskipun aku tahu dia memang tempat pulangku.

      Hapus
  4. nice share , , ,

    salam kenal , , ,
    ditunggu kunjungan baliknya , , ,

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, salam kenal juga ya.
      segera eluncuuur :D

      Hapus
  5. bawa tiker dan rantang... bentangin di pasir pantai nungguin Pita pulang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. isinya balado cumi,
      enak banget bund....
      makasih ya...

      Hapus
    2. Emak:
      waaaah.. jangan lupa pakai topi ya mak. Di pantai panass ;D

      Mas Rd:
      Ah iya deeeh yang dianterin makanan *cemburuuuh*

      Hapus
    3. Jangan lupa semur telor ya mom

      Hapus
  6. pulang,
    satu kata yang sekarang jadi mahal harganya. semakin jauh dari kampung halaman, semakin rindu, kata pulang jadi semakin mahal harganya. kapan pulang Pit?
    :)

    BalasHapus
  7. Wah, pantainya bagus..
    Pantai di mana ni?? Aku ingin ke sana.. sekedar melepas beban pikiran...
    Maklum, mendekati ujian akhir, tugas kampus numpuk..


    BalasHapus
    Balasan
    1. Pantai di daerah Garut Selatan, Kak Agha. Ada di daerah Pameungpeuk. Namanya pantai Cilauteureun. Cukup jauh dan tidak mudah tapi keren

      Hapus
  8. wah ini dekat pantai santolo kayak nya, aku nenerapa waktu lalu berknjung kesini, jadi ingin kembali e :)

    Bnyak langit senja yg kuabadikan disitu,,.,. hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebelahnya memang pantai Santolo, kak.
      Tinggal nyebrang pakai perahu :D

      Hapus
  9. enak bgt ngerasain angin pantai apalagi sore :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul, Bun. angin senjanya membelai-belai :D

      Hapus
  10. Akh ! Pantai. Aku suka pantai, karena membawa ketenangan dan kedamaian :)

    BalasHapus
  11. sesuka apapun orang pada pergi, pulang tetap saja di rindukan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena pulang adalah kata ternyaman untuk orang-orang yang pergi :)

      Hapus
  12. Aku rindu pantai :(
    walau ada kesempatan pulang, tetap saja belum bisa ke sana. mungkin tahun depan ...
    rindu yaaah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku yakin kamu pasti mengatakan itu...
      Bengkulu, banyak pantai, dan kamu salah satu putri pantainya :D
      masukkan dulu ke dalam botol rindunya puuut!

      Hapus