sumber ilustrasi : .... Akan ada perasaan yang berbeda ketika aku berdiri sendiri di muka rumah. Atau di tengah taman, di antara rak-ra...
![]() |
| koleksi pribadi |
ketika matahari menguapkan embun-embun yang bergelantungan. Semua kegagalan hari kemarin berhak dilupakan, hanya sisakan beberapa pelajaran. Tiba waktunya membenahi pikiran, meluaskan hati menjadi bersih.. layaknya langit biru tanpa awan.
Juga, gerimiskan hati dengan kasih sayang bak akar-akar yang mengalirkan kesegaran pada ujung tangkai untuk memberi kebermanfaatan. Bahwa dunia ini tak hanya perihal hari ini. Masa depan terus mengintip dan mengguratkan kehidupan.
Apakah garis kehidupan kita akan tetap beririsan?
koleksi pribadi ketika matahari menguapkan embun-embun yang bergelantungan. Semua ke gagal an hari kemarin berhak dilupakan, hanya sis...
| gambar dari sini |
Ini adalah
cerita tentang setangkai bunga matahari yang tegak berdiri di pinggir sebuah
aliran sungai yang jernih. Air sungai itu mengalir tak kenal berhenti, memberi
kebermanfaat namun tak pernah meninggi. Semua terasa menyejukkan, terserap oleh
pembuluh-pembuluh akar bunga matahari. Sehingga bunga matahari tak pernah layu
sepanjang musim, sepanjang tahun.
Sebenarnya, bunga
matahari mempunyai pemilik. Dia adalah seorang laki-laki yang penyayang.
Laki-laki itu tinggal pada sebuah rumah di bawah pohon rindang yang besar.
Bunga matahari berada di taman kecil miliknya. Meskipun tanah gembur berbau
humus, hanya bunga matahari yang dapat tumbuh. Tak ada bunga lain.
gambar dari sini Ini adalah cerita tentang setangkai bunga matahari yang tegak berdiri di pinggir sebuah aliran sungai yang jernih. ...
