Bismillah .. Ini adalah gaya belajar saya. Saya senang menulis dan saya belajar dengan menulis. Setiap kata yang saya baca harus saya tulis ...
Kusebut nama-Nya saat ku mulai tuk menggetarkan jemariku
Ini adalah cerita yang pernah saya jadilkan sebagai bahan untuk ujian Bahasa Inggris saat kelas tiga SMA. Hm.. waktu itu saya melakukan "story telling" di parkiran sekolah. Alhamdulillah nilainya cukup memuaskan.
Long, Long ago. There was a poor man in the village. He only had a little hut near his field. Everyday, he always went to his field to cultivate or saw his plants only, and went back before sunset.
" Oh, nuts! It's no food here. "Said the poor man. He looked for some food around of his hut, but nothing for food there.
" I'm hungry, very very hungry, what should I do ? "
The poor man was dizzy because his stomach vacuum, he screamed like a fox barking every full moon, but no one helped him. Until he slept in tired.
In the morning, the poor man was shocked by his field. His field had been destroyed by the heavy rain last night.
" Oh, my god! What happen? Oh. No.. " he ran around, and his hut became to bad.
" I must go to Mr. Fulan. " the poor man walked to the city, to met with Mr. Fulan, the richest man in the country.
" Excuse me, Mr. Fulan. I … "
" Hey, !! Don't touch me! Who're you ? " Asked Mr. Fulan
" I'm from village, my field had been destroyed by the storm last night. Please give me loan."
" What ? do you mean money ? Oh, are you crazy? Looking to your body, poor man! Your clothes old and faded, you smell. Get out!! " Said Mr. Fulan Sharply
The poor man lived on way, his hut had trashed and his field has been sold to get some food.
" Now, I have nothing. And Mr. Fulan breaks my heart!! " Said the poor man.
" Oh, well. I know something. I have to buy parrot! Yes, parrot." And the poor man went to the market and bought a parrot with his remnant money, he bought new clothes also.
Everyday he thought the parrot to say " Yes, Of Course." And few days later, the parrot could say " Yes, of course"
" Now, I'll show to Mr. Fulan who is the richest. "
The poor man went to Mr. Fulan house, Fortunatelly, Mr. Fulan was celebrating his harvest. All peoples came to his party. Before he entered to Mr. Fulan house, he buried some gold in the garden.
" Mr. Fulan !! " screamed the poor man,
" Oh, you! Why? Why do you here? Hah ?" asked Mr. Fulan
" Oh, calm down, calm down okay. Well, I want to sell this parrot to you,"
" Parrot? Hahahahhaha … a parrot? Okay! I'll buy it.. How much? "
" You can buy it with all your wealth. Because this is miraculous parrot you know, it's can tell you to find gold. Gold Mr. Fulan! Gold! " Said the poor man, " Let me show it."
The poor man and his parrot went out to the garden followed Mr. Fulan.
"Parrot my dear, If I dig this soil, Will I find gold? " asked the poor man
" Yes, Of Course. " answered the parrot.
" I'll dig this soil." Said poor man, and then , " Oh,,, see!! This is gold!!"
" I can't believe this." Said Mr. Fulan " I'll buy you parrot, poor man. I'll buy it with all my wealth!."
After that, the poor man became rich, but he was also kind to other poor man in the country. And how about Mr. Fulan ?
Ever since then, Mr. Fulan walked around to one place and other place to find gold.
"Parrot my dear, If I dig this soil, Will I find gold? " asked Mr. Fulan
" Yes, Of Course." answered the parrot
But there wasn't gold, every place, no gold for Mr. Fulan
"Hei ugly Parrot, if I dig this soil, Will I find gold? " asked Mr. Fulan again
" Yes, of course." answered the parrot, but nothing for gold,
Mr. Fulan still tried, he climbed the mountain, and in top of the mountain he asked to the parrot, " Hey, crazy parrot! If I dig this soil, Will I find gold? "
" Yes, Of Course. " Answered parrot, Mr. Fulan try to find gold, but nothing. There was no gold. " Where's the gold?"
" Yes, Of Course. " Answered parrot
"Are you lying parrot?"
" Yes, Of Course. " Answered parrot
" Oh, no …. !!!"
Kusebut nama-Nya saat ku mulai tuk menggetarkan jemariku Ini adalah cerita yang pernah saya jadilkan sebagai bahan untuk ujian Bahasa Ingg...
bisikannya terdengar
selaju butiran debu menapaki tumpuan harapan
dalam kelenaan sinaran asap berkabut
fluktuatif
globus hystericus
namun tak hanya disana
menusuk tercabik-cabik dalam maya
tersudut keremangan gelisah dan muram
aku
onikofagia
entahlah, onomotopoia semakin aneh dan absurb
upaya terorganisasiku
yang harusnya terfokus
berantakan
honai honai
naiklah kebahu
bisikannya terdengar selaju butiran debu menapaki tumpuan harapan dalam kelenaan sinaran asap berkabut fluktuatif globus hystericus namun ta...
Keseharianku dimulai dengan Asma-NyaHari ini sangat menggugah selera *lho??
Bangunku telat lagi T__T, masa baru bangun jam setengah tiga sih!!! haaaah.. Ya Robb.. betapa banyak setan disekeliling saya. untung saja saya tak bisa melihatnya.
Tadi, saya tidur bersama teman saya, yang sedang pilek. kasihan sekali beliau. ckckck. saat saya bangun saja, saya bertingkah kayak maling biar beliau ngga terbangun karena beberapa jam sebelumnya, sepertinya beliau terganggu, Pita dan Pindang berputar-putar di atas roda putarnya dengan sangat lincah. Binatang nokturnal yang menggemaskan. dan (tidak) menggugah selera. :}
Jam sembilan ada jadwal latihan drama bersama teman-teman. Dan saya terlambat :) disana sudah ada Rifa, Yuli, Popon, Dita dan Taufik. Saya langsung ke kamar Tina, meminjam sendok karena saya membeli makanan tadi dijalan. eh ternyata ada Ochi sedang memegang piring.. Tinggal nunggu Lia, Marcel dan Upi deh. Memang tidak efektif tapi menyenangkan :D dan tidak lupa banyak makanan (isi otak anak kost)
Keseharianku dimulai dengan Asma-Nya Hari ini sangat menggugah selera *lho?? Bangunku telat lagi T__T, masa baru bangun jam setengah tiga s...
Atas izin dan kekuatan dari Dia, ana menulis :)
Wah! Akhirnya saya posting lagi .. Setelah sekian lama berkutat dengan tugas-tugas kuliah (Hufyuuh ...) akhirnya UAS datang dan saya kira bukan saatnya untuk menghafal dihari-hari menggemaskan ini. Saatnya blogging :D
Well, saya mau berbagi pengetahuan dengan kalian pembaca setia blog kumuh kumupluhku ini. Hihi ^^
Ada yang tau apa itu serendipity?? ayo apa ayo?? Hm.. secara sederhana, serendipity itu adalah penemuan secara tidak sengaja. Perlu digaris bawahi bahwa ketidak-sengajaan disini bukan berarti tanpa perhitungan atau kebijakan pemikiran. Ketidak-sengajaan disini adalah ketidak-sengajaan yang berilmu (Nah lho, kayak gimana coba). Untuk lebih jelasnya nanti Insha Allah saya akan membahas mengenai serendipity di postingan berikutnya. Makanya, harus rajin berkunjung ke kotak ceritaku ini ya :D
Atas izin dan kekuatan dari Dia, ana menulis :) Wah! Akhirnya saya posting lagi .. Setelah sekian lama berkutat dengan tugas-tugas kulia...
Atas namaMu kumenulis, mencurahkan kegalauan pagiPagi ini. Dingin. Seperti biasanya memang seperti ini. Lalu apa yang harus saya khawatirkan? harusnya memang tidak ada. tapi memang hati saya tidak mau berbohong. seseorang telah mengajarkan saya untuk selalu berkata benar. mungkin,, hatiku memang tak mau berdusta, karena hati memang selalu benar, jika hati memang bersih.
rosemary saya layu, tapi saya tidak mau seperti itu. Rosemary saya tak terurus sejak saya pergi. Dan saya tidak mau seperti itu ketika ditinggalkan pergi. Lembaran-lembaran daun hijau kecilnya terseok-seok tertiup angin pagi yang sepi, batang-batang coklatnya tak begitu kokoh menopang lama, batang mudanya tak mau membagi tenaga karena sudah modernisasi dengan dunia baru yang kemilau tanpa perasaan. AH! dunia memang kejam bagi yang memang berbuat kekejaman. Ada satu hal yang saya ingat, tetaplah menjadi rosemary yang menghalangi nyamuk masuk kamar saya, rosemary hijau mewangi dalam kematian dan kesengsaraan. tidak konsisten dalam penyampaian dan rumit. aneh nian yang saya rasakan
Miris melihat berguguran helaiannya. Suatu saat. Saya akan seperti itu. Tapi itu nanti! hari ini adalah hari saya. Tak ada yang perlu dikhawatirkan. Saya telah memeluk ayat kasihNya, saya telah mencium sejadah merah beberapa jam yang lalu. Rabb tak pernah sedikitpun melupakan saya, itu janjiNya. Dia selalu memberi apa yang saya butuhkan dengan cara yang baik. Lalu apa yang harus saya khawatirkan? :)
Atas namaMu kumenulis, mencurahkan kegalauan pagi Pagi ini. Dingin. Seperti biasanya memang seperti ini. Lalu apa yang harus saya khawatirka...