![]() |
| Berendam di Air Panas |
Tulisan ini dibuat ketika
saya sedang menunggu hujan reda di salah satu kedai makanan di Bandung. Sudah lewat
pertengahan bulan Desember, hujan semakin deras. Dan semakin intens. Teman
hujan, si petir turut memeriahkan musim hujan di penghujung tahun ini. *sebuah
prolog
Saking dinginnya udara
Bandung. Inginnya, ketika pulang nanti saya dapat mandi dengan air hangat. Wuuh..
Nah, tentang mandi air
hangat. Dulu saya sering sekali mandi air hangat, apalagi ketika musim hujan. Sudah
lama sekali memang, ya sekitar tiga belas tahun yang lalu. ehehe. Ternyata,
manfaatnya cukup menarik ketika kita mandi air hangat.
![]() |
| Shower air hangat. Wuuus |
Pertama, melancarkan
peredaran darah sehingga kita tidak mudah terkena migrain. Kalau sudah
kehujanan, lalu mandi dengan air dingin seringnya langsung sakit kepala atau
migrain. Nah, dengan mandi air hangat, penyakit sekitaran kepala dapat
diminimalisir. Begitu juga dengan pegal-pegal.
Kedua, mengurangi stress.
Air hangat cukup signifikan mereduksi tekanan yang dialami oleh individu. Dengan
mandi air hangat, lalu mengeringkan badan dan menikmati segelas teh hijau
panas, subhanaloh.. bagaimana tidak luruh stress
dan polutan-polutan pikiran.
Ketiga, menghilangkan pleghm. Ketika mandi dengan air hangat,
secara tidak sengaja kita akan menghirup udara panas dari air hangat tersebut,
dan ini akan menghilangkan pleghm. Pleghm adalah penyebab iritasi pada
tenggorokan. Dengan hilangnya pleghm,
berarti mengurangi resiko batuk, radang tenggorokan, dan penyakit tenggorokan
lain.
Keempat, membuat tidur
menjadi pulas. Enaknya, selepas beraktifitas di sore hari lalu mandi air hangat
dan beristirahat. Tidur pulas dapat dipastikan jadi milik kita, dan esoknya
stamina kembali fit.
Ada yang ingin menambahkan?
Selamat sore,
Salam hangat dari saya :)
Sumber:
World Health
Organization, Water for Life : Make It Happen
M. Monirul
Qader Mirza, The Ganges Water Diversion: Environmental Effects and Implications
(Water Science and Technology Library)
Erin
Brockovich, CJ Lyons, Hot Water.
Berendam di Air Panas Tulisan ini dibuat ketika saya sedang menunggu hujan reda di salah satu kedai makanan di Bandung. Sudah lewat per...

